ancur banget tapi nilainya tinggi... abis nulis ni drama aku langsung demam. gak sekolah 3 hari, abisnya begadang 2 hari fulll ngejar jam tayang... ciatttttttttttttt oke yg minat silahkan baca....
ROMLANTO DAN JULIYAH
(DRAMA
XI.ipa(A)
Sinopsis:
Di sebuah
kerajaan besar atau lebih di kenal dengan sebutan MINSUL KINGDOM, nama itu
berasal dari singkatan nama raja ratu MINHO & SULLI.. mereka hidup makmur
di kerajaanya, serta memiliki seorang putri yang cantiK jelita bernama JULIYAH.
Raja minho dan ratu sulli telah menjodohkan juliyah dengan seorang pangeran
dari negeri seberang, LEE TEUK KIMAN. Namun sayangnya hal ini di tantang
juliyah karena ia telanjur menaruh hati dengan anak penjual jamu langganan
kerajaan bernama ROMLANTO. Di sisi lain LEE TEUK KIMAN tidak menyerah untuk
mendapatkan cinta JULIYAH. Dia melakukan
segala intrik untuk menyingkirkan ROMLANTO. Bagaiman kisah cinta ROMLANTO &
JULIYAH? Mungkinkah mereka akan bersatu? Saksikan kelanjutan kisahnya hanya di
XI.ipa (A)
Peran
utama:
·
RISKA WULANDARI a.k.a JULIYAH
·
YUDIANTO YOSEP a.k.a ROMLANTO
·
DESSY SARTIKA
a.k.a MINHO-LUTUNA AW AW (RAJA)
·
INDRI KUSUMASTUTI a.k.a
SULLI-CELALOWE (RATU)
·
ADE
a.k.a ROMLAH(ibu romlanto)
·
TRINANDA
a.k.a VIKTORINEM (adik romlanto)
·
NOVI OKTAVIANI
a.k.a LEE TEUK KIMAN (tunangan
juliyah)
Peran
pembantu:
·
DEVI ERMAWANTI
a.k.a PENGASUH JULIYAH
·
MINJA REKA a.k.a SETAN JAHAT
·
SITI KOMARIAH
a.k.a PENGAWAL dan SETAN BAIK
·
DWI DANANG
a.k.a SOUND SYSTEM
Narator
:
ð
MINJA REKA WULANDARI
Di sebuah kerajaan
megah, hidup sepasang keluarga istana yang terdiri dari RAJA, RATU, DAN PUTRI.
Kerajaan mereka sangat makmur dan terkenal di seluruh penjuru negeri. Dan nama
kerajaan itu lebih di kenal dengan sebutan MINSUL KINGDOM. minsul kingdom
berasal dari singkatan nama sang raja “CHOI MINHO-lutuna aw aw” dan permai suri
“CHOI SULLI-celalowe”. selain itu mereka juga mempunyai putri yang cantik
jelita, nama putri itu adalah, “choi juliyah”. Choi juliyah merupakan putri tunggal
di kerajaan tersebut, kecantikanya di
ketahui mampu membuat para kaum adam meleleh bahkan mimisan. Choi juliyah
adalah gadis yang cuek dan jarang terlihat dekat dengan lelaki manapun. Untuk mencuri hati juliyah sangatlah susah,
bahkan sampai saat ini belum ada 1 orang pun yang mampu memikat hatinya.
Selain itu ternyata raja MINHO, telah
berniat untuk menjodohkan juliyah dengan seorang pangeran dari negri tetangga
yang juga berasal dari keluarga kerajaan sama seperti mereka. Juliyah tidak
mengetahui akan hal ini. Karena ia hanya menghabiskan waktunya untuk merawat
bunga di taman istana, atau pun membaca beragam jenis buku di kamarnya.
Dan ada 1 hal lagi, MINSUL KINGDOM
berlangganan jamu dengan seorang janda yang bernama ROMLAH-auwo, ia adalah rakyat biasa. Karena
keistimewaan rasa jamu buk romlah, yang membuat sang raja mau menjalani kontrak
kerja dengan romlah-auwo. Romlah setiap harinya akan mengantarkan jamu dan
macam-macam minuman sehat untuk keluarga kerajaan. Romlah juga memiliki
seorang putra dan seorang putri, putra
romlah bernama romlanto, dan putri romlah bernama viktorinem. putra romlah
bekerja sebagai penulis novel. Hasil dari kerja romlanto sangat minim, hanya
cukup untuk makan dan biaya hidup sehari-hari mereka. Hingga pada Suatu hari....
romlah sakit dan tidak bisa mengantar jamu seperti biasanya ke kerajaan, untuk
itu ia menyuruh putranya menggantikan tugas nya hari itu. Romlanto pun setuju.
Ia pergi ke istana membawa jenis2 minuman sehat tersebut.
ROMLANTO: (menuju istana, dan membunyikan kode dari luar pintu gerbang)
permisi.....?
JULIAH: (sedang merawat bunga) daddyyyyy...
mommyyyy.... pengantar jamu nya sudah datang?”
(namun hening tidak ada jawaban)
JULIYAH: kenapa tidak ada orang, (melihat
kanan kiri) pelayannnnnnn...... pengantar jamu sudah datang. (masih tidak ada jawaban, juliah
pun menghampiri pintu gerbang istana dan membukan pintu)
ROMLANTO: (tersenyum sambil membungkukan
badanya. Soundrack PANDANGAN PERTAMA)
JULIYAH: ( terpesona dan memandang romlanto
dengan tatapan terkagum kagum)
ROMLANTO: permisi, saya menggantikan tugas
ibu saya mengantarkan minuman ini seperti biasa.
(menunduk dan
tidak menatap juliyah sama sekali)
JULIYAH: (tidak berkutik dan bengong
menatap romlanto) oh jadi kamu anaknya tante romlah? (dengan ekspresi yang
sama)
ROMLANTO: (menangguk) benar sekali tuan
putri, bisakah saya mengantar minuman ini ke dalam istana?
JULIYAH: oh ya... silahkan masuk. Mommy dan
dady ada di dalam, tapi sebelumnya aku boleh mengenal namamu tidak? (memasang
ekspresi malu)
ROMLANTO : saya romlanto, panggil saja
romlan tanpa embel2 “TO”. J
JULIYAH : (tersenyum mendengarnya) ah ya saya paham. Masuklah, mereka
sudah menunggu alun2 istana
ROMLANTO: baiklah tuan putri. (tersenyum
dan membungkukan badanya kemudian pergi)
JULIAYAH: hey kamu tidak menanyakan namaku,
aku juliyah... (sedikit berteriak dan menatap romlan yang telah memasuki
istana. Romlanto tersenyum mendengarnya)
JULIYAH: oh my my. Eothokae? Kenapa detak
jantungku jadi secepat ini. (kembali ke taman)
Romlanto memasuki istana megah itu, ia
terkagum kagum menyaksikan kemewah dalam ruangan yang besar nya luar biasa.
Tetapi romlanto tidak mau menunjukan jiwa katroknya, dengan cukup beribawa dia
menuju alun alun istana. Dan ternyata benar bahwa raja dan ratu sendang
bercengkrama di salah satu meja dan kursi.
ROMLANTO: (menuju keberadaan raja dan ratu,
kemudian membungkukan badanya) anyeong haseyo cowa.
MINSUL: (menatap romalnto dengan sedikit
bertanya dalam hati)
MINHO: NE. anyeong... kamu siapa?
ROMLANTO: “saya mau mengantar kan
minuman-minuman sehat ini cowa. Saya menggantikan ibu saya yang sedang sakit
dirumah. (MINSUL mengangguk mengerti)
SULLI: “ouuwwww, jadiiiii kamu putra nya
romlah. But what is your name?” (sedikit sinis)
ROMLANTO: “nama saya romlanto, biasa di
panggil romlan. Pekerjaan saya penulis di sebuah... tem.... (terpotong oleh
ucapan sulli)
SULLI: oke stop, saya hanya bertanya nama,
you know. berikan minumanya (memandang dengan tatapan evil,)
MINHO: yeobo... jangan terlalu judes, kamu
jadi terlihat horor jika memandang nya dengan tatapan seperti itu. (memandang
sulli. kemudian sulli tersenyum dan mengangguk)
Setelah memberikan minuman sehat pada raja
dan ratu, romlan keluar istana hendak pulang. Namun setiba nya di luar dia
mencari-cari seseorang. Menoleh ke kanan kekiri, ternyata romlanto mencari
wanita yang tak lain adalah tuan putri. Dia sudah tau bahwa wanita tadi seorang
putri, siapa yang tidak kenal juliyah, si cantik dan satu satu nya penerus
kerajaan.
JULIYAH: apa kamu mencari sesuatu...
(muncul dari belakan romlan)
ROMLANTO: (terkejut dan malu) AH haha tidak,
permisi saya harus pulang.
JULIYAH: aku harap jamu dan minuman sehat
selanjutnya kamu terus yang mengatar nya kesini, mau tidak berteman dengan ku.
ROMLANTO: wahhhhh tentuu saja, mulai
sekarang kita teman (berjabat tangan)
Semenjak pertemuan singkat itu juliyah dan
romlanto merasa jatuh cinta pada pandangan pertama. Sambil menunggu kepulihan
ibunyaKini setiap harinya romlan yang mengantar jamu dan minuman sehat itu
keistana, dengan itu ia bisa terus menjumpai putri juliyah. Romlan merasa
sedikit gila karena lancang menaruh hati pada putri kerajaan, tapi dia tidak
mau membohongi perasaanya sendiri. Menurutnya semua manusia di muka bumi ini
sederajat di mata tuhan, kehidupan sebagai rakyat biasa itu bukan alasan kuat
baginya untuk menjauhi juliyah. Romlan dan juliyah kini bersahabat dekat,
bahkan juliyah tidak lah sepemurung dulu lagi. Suatu hari awal dari bencana itu
di mulai.
MINHO: “yeobo...” (sambil memandang
juliyah)
SULLI: “kenapa suamiku?” (menatap suaminya
sambil mengupas apel)
MINHO: “sepertinya putri kita sudah dewasa,
sudah saatnya dia memiliki pendamping hidup. Aku juga kan tidak selamanya
menjadi raja. Harus ada yang menggantikan ku. dan pengganti nya itu adalah
suami juliyah kelak”
SULLI: “aku juga merasakan hal yang sama
suamiku, tapi tidak kah kau lihat perubahan juliyah 5 hari terakhir ini. Dia
menjadi lebih ceria lain dari biasanya. Seperti orang yang sedang kasmaran”
(sulli menatap juliyah yang sedang merawat bunga istana)
MINHO: “maksudmu apa yeabo... ? putri kita
jatuh cinta? Dengan siapa? Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi” (lagak
lebay)
SULLI: “iya aku juga, aku tidak akan
merestui putri ku jatuh cinta pada sembarang lelaki yang asal usul nya RAKJEL
KAMSEUPAY eouuuuu”
MINHO:”aku akan menjalankan misi ku sebelum
semuanya menjadi rumit. Yeobo, tetaplah disisiku untuk menjalankan misi ini”
SULLI: “(merangkul tangan minho) tentu
sayang. Lantas apa rencanamu?”
MINHO: “aku akan mempertemukanya dengan
putra tunggal sahabat maen layang-layang ku. dia adalah keluarga istana sama
seperti kita. Anaknya tampan, gagah, dan pintar. Dia pilihan yang tepat untuk
juliyah.
SULLI:”jeongmal....??? ah aku yakin apa pun
yang kau rencanakan pasti itu yang terbaik”
MINHO: (memanggil juliyah) juliyahhh,,,,,
kemari sebentar.
JULIYAH:”tersenyum... okey daddy i’m
coming”
SULLI: duduklah ada yang ingin daddy mu
sampaikan. (tersenyum pada juliyah)
MINSUL: (diam beberapa menit)
JULIYAH: what is it? Mommy, daddy, cepatlah
berbicara. bunga ku belum selesai”
MINHO:”daddy ingin mengadakan pertemuan
dengan calon suami mu”
JULIYAH: (berdiri dan terkejut) MWO....???
JODOHHHH? Ciyusssss? OH MY MY. Daddy mommy aku tidak mau di jodohkan dengan
siapapun, aku punya pilihan sendiri yang kelak dapat membuatku bahagia” (pergi
kekamar dengan tampang merengut)
Esok harinya romlanto kembali mengantar
minuman sehat itu seperti biasa. Namun kali ini dia tidak melihat tuan putri
sama sekali.
ROMLANTAO: si cantik kemana ya, biasanya
kan dia ngrakit bunga di taman itu. (melihat kanan kiri)
JULIYAH: (tiba2 muncul) romlan..... !!
ROMLANTO: (terkejut) kebiasaan mu tuan
putri nongol tiba2”
JULIYAH: temani aku jalan-jalan. Aku mau
ngomong.
ROMLANTO: oke.... tapi aku antarkan minuman
ini dulu. (juliyah mengang guk)
(15 menit kemudian romlan keluar dari
istana dan menenmui JULIYAH. Setelah itu mereka berjalan dan duduk di sebuah
taman luar istana)
JULIYAH: “aku mau di jodohkan...
eothokae,,,?? (tampang melas.SOUND PETIR)
ROMLANTO: hah? Dengan siapa? (keget)
JULIYAH: dengan anak teman daddy. Aku gak
mau, aku kan udah punya pilihan sendiri.
ROMLANTO:”oh ya.... siapa pilihan mu itu?”
JULIYAH: “paboooo..... tentu saja orang di
sebelahku saat ini”
ROMLANTO: (nyengir kuda) kalau memang
pilihan mu adalah dia. Maka yakin lah dia akan perjuangkan cinta mu, karna dia
juga mencintaimu. SARANGHAE.... (memegang tangan juliyah. Juliyah malu2)
Di rumah romlan menemui ibunya yang sedang
istirahat.
ROMLANTO: ummi... bagaimana sudah sehat
(memegang jidad ROMLAH)
ROMLAH: sudah nak. Mungkin lusa ummi sudah
bisa mengantar kan minuman sehat itu. Dan kamu bisa menulis lagi”
ROMLANTO: ummi aku ingin melamar putri
JULIYAH (soundrack petir)
ROMLAH:”hahhhhhhhh?????? Kau gila ya. Gak
mungkin itu terjadi. Mereka itu keluarga istana. Kita rakyat jelata. Sudahlah
gak usah mimpi nak, cari lah wanita lain yang bukan dari kluarga istana”
ROMLANTO:”baiklah ummi, biar aku yang
melamarnya sendiri. Aku dan juliyah saling mencintai kok”
VIKTORINEM:”oppa mau ngelamar juliyah
anaknya raja MINHO LUTUNA AW AW dan ratu SULLI CELALOWE itu. Ya ampun...
liatlah ummi betapa hebatnya anak ummi ini. Baru mengantar jamu 2 minggu putri
kerajaan si JULIYAH SIMILIKITI itu langsung kasmaran. Mantep oppa....”
ROMLANTO: (tersenyum bangga) kamu dukung oppa ya. Karena Oppa akan
melamarnya besok juga”
ROMLAH: “terserahmulah nak. Ummi ni
apelah.... hanya bisa mendoakan dari sini” (PASRAH)
Esok harinya laki laki yang akan di
jodohkan dengan juliyah dari negeri seberang itu datang. Kedatanganya di sambut
luar biasa oleh raja dan ratu. Semua memasang wajah tersenyum kecuali juliyah.
LEE TEUK KIMAN: “hello everybody. Anyeong
ajuma.... anyeong ajushiii. Anyeong calon istri” (sambil memainkan mata pada
juliyah)
SULLI:”eouuuuu tampan sekali calon menantu
ku ini, kenapa kamu datang sendiri? Mana
daddy dan mommy mu sayang”
LEE TEUK KIMAN: “biasa ajuma. mereka lagi
sibuk bisnis membuat cabang pecel lele di london....” (julliyah merengut aja
dan ilfil dengan semua tingkah leteuk)
MINHO: “HA HA HA HA... sahabat ku itu
memang begitu, suka bisnis kuliner. Oh iya juliyah ini calon suami mu. (menatap
juliyah) lee teuk ini juliyah calon istri mu”
LEE TEUK KIMAN: “waw wa waw waw waw.....
amazing. Hai calon istri.” (memegang dagu juliyah dan juliyah langsung menepis
nya)
Tidak beberapa saat kemudian romlanto
datang. Kedatangan romlanto membuat atmosfir menjadi tidak enak, kali ini ia
datang tidak membawa minuman sehat. Satu-satunya orang yang menyambut senang
kedatangan romlanto adalah juliyah.
ROMLANTO: “anyeong haseyooo...”
(membungkukan badanya)
JULIYAH: “romlan”
ROMLANTO:”juliyah”
JULIYAH: “romlan”
ROMLANTO:”juliyah”
LEE TEUK KIMAN: “woy... ini bukan sinetron.
Plissss deh gak usah lebay. kenapa kau menatap calon istri ku seperti itu”
(memasang tampang garang)
MINHO:”ada apa datang kemari. Ingin mengantar
minuman seperti biasa?”
ROMLANTO: “saya ingin melamar juliyah....?
(soudrack menegangkan, sperti petir)
MINHO & SULLI & LEE TEUK:
apahhhhhhh??? (terkejut sangat sangat terkejut)
ROMLANTO: aku sudah menlani hubungan dengan
juliyah 2 minggu ini, dan kami saling mencintai. Jadi aku ingin melamarnya
langsung pada raja dan ratu.
JULIYAH:”romlan...” (tampang terharu)
SULLI:” kemseupay eouuu...... lancang
sekali kamu. Hah.... tidak akan terjadi. Tidak kah kau lihat disini ada calon
menantu ku?” (soudrack kamseupay)
MINHO:”perbuatan mu ini sangat lancang.
Rakyat jelata ingin melamar putri istana. Tidak akan terjadi.
JULIYAH:”mommy.... daddy STOP...... aku
tidak mau menikah dengan cowok kepo ini. Aku hanya mau menikah dengan ROMLANTO,
tidak peduli siapapun dia” (pergi dan masuk ke kamar)
LEE TEUK KIMAN:” dasar laki2 gila.... kau
membuat pernikahan ku dengan juliyah kacau nantinya”
MINHO: “kau pertanggung jawabkan perbuatan
mu ini. Atas kelancanganmu. Kau akan mendapat hukuman, dan ku jamin seluruh
keluarga mu pun mendapatkan hal yang sama sepertimu”
SULLI: dasar kamseupay, EOUUU. Jangan dekat
dekat dengan ku karena kamu bukan level ku. kita beda kasta, beda segalanya.
*SONG*
ROMLANTO:”ratu mentel... aku akan mengambil
segala resiko nya karena aku mencintai juliyah lebih dari apapun” (pergi keluar istana)
MINHO: “kurang ajar berani sekali dia”
Dikamar juliyah sedih, ia tidak ingin
menikah dengan lee teuk kiman. Karena saat ini orang yang di cintainya adalah ROMLANTO. Di saat kesedihanya itu seorang
pengasuh juliyah datang menghiburnya.
PENGASUH: “putri cantik kenapa bersedih?”
(sambil mengelus kepala juliyah)
JULIYAH: “aku sedih pengasuh, aku tidak mau
di jodohkan.” (meluk pengasuh)
PENGASUH: “cup cup cup.... jangan sedih ya,
jodoh tidak ada yang tau. Bisa saja hari ini kamu di jodohkan tapi kalau tuhan
berkehendak lain perjodohan itu tidak akan terjadi. Jangan menyerah donk,
perjuangkan cintamu ya sayang”
JULIYAH: “terimakasih ya pengasuh, dari
dulu sampai sekarang. Ibu pengasuh selalu mengerti saya. Jeongmal gomawo.....”
Setelah peristiwa itu, MINSUL KINGDOM
enggan berlangganan jamu romlah lagi. Karena kelancangan putra nya ROMLANTO
yang berani melamar juliyah di depan tungangan juliyah sendiri. Lee teuk kiman
pun sangat membenci romlanto, dan ingin melenyapkan romlanto dari muka bumi
ini. Suatu hari romlah menanyakan apa sebenarnya yang terjadi sehingga sang
raja mengusir nya ketika hendak mengantar minuman sehat seperti biasa. Bahkan
sang raja memaki-maki romlah.
ROMLAH: “anak ku..... apa sebenarnya yang
terjadi, kenapa raja sangat murka melihat ku tadi,.”
ROMLANTO: “jadi ummi masih mengantar
minuman sehat ke kerajaan?”
ROMLAH: “memangnya ada apa? Apa yang
terjadi?”
ROMLANTO: “kemarin aku melamar juliyah
ummi”
ROMLAH: (syokkkkk dan terduduk->
soundrack petir) apahhhhhh...... ??
ROMLANTO: “aku mencintainya mi, lagian
juliyah juga mencintai ku”
ROMLAH: “jangan terlalu mengikuti cinta
buta mu itu anak ku, kita ini dari kalangan bawah. Sangat bawah.... apa kamu
tidak sadar akan hal itu?”
ROMLANTO: “aku sadar... tapi aku tidak
perduli”
VIKTORINEM: “sudah lah ummi.... biarkan
oppa mengejar cintanya” (tiba-tiba datang dari belakang)
ROMLAH: “tapi cinta oppa mu itu cinta
terlarang” (soudrack the virgin cinta terlarang)
VIKTORINEM: “ummi... di dunia ini tidak ada
yang tidak mungkin. Nothing is imposible SALAM SUPER”
ROMLAH: “ya sudah terserahlah.... ummi
merestui apapun kemauan mu” (PASRAH)
ROMLANTO: (mencium tangan romlah) makasihhh
ummi, ummi memang canggih”
Dan pada saat itu juga romlanto mulai
meniatkan pada hatinya bahwa iya ingin memperjuangkan cinta nya, ia tidak
perduli resiko apa yang akan di terimanya nanti.
Suatu hari di kerajaan, raja merasa putri
nya benar-benar berubah setelah perkenalanya dengan romlanto. Raja tidak
mengizinkan juliyah keluar dari pintu istana selangkah pun, juliyah di kurung
di kamar sampai menjelang pernikahanya dengan lee teuk kiman terlaksana. Selain
itu sang raja menyuruh seorang pengawal untuk menjemput romlah ibu dari
romlanto.
PENGAWAL: “benar ini rumah romlah mantan
pekerja jamu kerajaan?”
VIKTORINEM: “ia... saya anaknya. Ada apa
ya?”
PENGAWAL: “ibu romlah mendapat panggilan
dari raja untuk menemuinya di istana”
VIKTORINEM: (terkejut dan grogi) ta..tap...tapii
untuk keperluan apa?”
PENGAWAL: “saya tidak tau menau untuk
kepentingan apa, sebaiknya cepat penggil ibu anda, dan ikut saya keistana”
VIKTORINEM: “ummiiiiiiiiiiiiiiiiiii.......”
ROMLAH: “ada apa sih rinem?” (kemudian
terkejut menatap seseorang yang berseragam pakaian dari istana)
PENGAWAL: “raja memanggil anda, dan saya
kesini untuk menyampaikan panggilan itu”
ROMLAH: (berfirasat tidak enak dan
ketakutan) ta.. tapiiii saya harus menunggu anak laki2 saya pulang”
PENGAWAL: “raja berkeperluan dengan anda
bukan anak anda. Sebaiknya cepat ikut saya keistana”
VIKTORINEM : (berbisik) ummi... sepertinya
akan ada hal buruk yang terjadi, bagaimana dengan oppa”
ROMLAH: (berbisik) “jangan buat ummi
semakin gelisah. Sebaiknya kau temani ummi menghadap raja”
PENGAWAL: “tunggu apa lagi... ayo cepat”
(mereka pun berjalan menuju istana)
Sesampainya di istana terlihat, ratu, raja
dan lee teuk kiman sedang bercengkrama dengan serius. Obrolan mereka berhenti
ketika pengawal datang membawa ROMLAH, sang ratu yang terlihat memandang dengan
tatapan marah.
SULLI: “yakkkkk dasar kalangan bawah.
Akhirnya kau datang juga”
ROMLAH: (duduk di lantai pasisi sungkem)
“mohon ampun baginda, tapi ada perlu apa gerangan memanggil saya?”
MINHO: “menyangkut kelancangan anak mu”
VIKTORINEM: “memangnya oppa saya melakukan
kesalahan apa baginda?”
SULLI: “ya jelas aja kesalahan VATAL”
MINHO: “kau tau anak mu itu berani melamar
putriku dengan lancangnya. Bahkan ia sudah tau putri ku telah di jodohkan, dan
dia tetap melakukan itu.”
ROMLAH: “mohon ampun baginda, tapi dari
awal saya memang sudah melarangnya. Namun dia tidak mendengarkan apa kata saya.
Mohon ampun baginda, jangan hukum anak saya.”
LEE TEUK KIMAN: “kalian akan di maafkan
jika mau pindah dari negri ini. Carilah tempat lain yang membuat juliyah dan
romlanto tidak akan bisa bertemu”
SULLI: (menagangguk setuju) “benar apa
katamu menantu ku”
VIKTORINEM: (terkejut) “apakah tidak ada
syarat lain cowa? Kami tidak tau dimana akan tinggal jika pergi dari tempat
ini.”
SULLI : “what ever...... kami tidak peduli”
MINHO: “ambil ini... sekantong emas”
(melemparkan sekantong uang) dan cari tempat tinggal baru. Jika kau tetap
bertahan di negeri ini, aku jamin hidupmu dan anak-anak mu tidak tenang. HA HA
HA”
VIKTORINEM: “kami akan pergi. Dan tanpa
recehan yang anda berikan ini” (melempar kembali kepingan emas itu) ayo ummi
kita pulang”
SULLI: “dasarrrrrrr udah miskin belagu,
uhhhh kamseupay eouuuuuuuuu”
LEE TEU KIMAN: “aku akan memastikan mereka
sudah benar-benar pergi atau belum besok” (tersenyum ala antagonis)
Tanpa sepengetahuan mereka ternyata juliyah
telah menguping dari balik dinding. Ia merasa kesal, sedih dan marah. Ia tidak
ingin menerima perjodohan denga lee teuk kiman. Kemudian ia masuk ke kamar
kembali dengan perasaan dongkol yang teramat sangat.
JULIYAH; “oh my my.... hiks kenapa mommy
dady melakukan hal seperti ini kepadaku. Aku harus merencanakan sesuatu.... aku
gak mau move on dari romlan. Oh my my, eothokae?? Lebih baik mati dari pada
menikah dengan teukiman dan di tinggal pergi romlanto. Hah mati?? Mati... ini
ide yang briliant. kalau aku pura-pura mati kemudian jasad ku di simpan di
ruangan suci, saat itu aku bisa menemui romlan dan keluarga ku tidak akan
curiga karena mereka menganggap ku sudah mati”
(tersenyum... namun kembali merenung) tapi
bagaimana caranya? Apa ada obat kematian sementara. Ah Aku tau, bukanya dulu
aku pernah membaca sebuah kitab ajaib. dengan meminum obat tidur dalam jumlah
banyak dan membaca mantra khusus, dapat membuatku tertidur dan memberhentikan
organ2 dalam tubuhku dalam beberapa jam” (juliyah tersenyum senang sekali)
Di rumah romlah menceritakan semuanya
kepada romlanto, romlanto terkejut mendengar pernyataan ibunya itu.
ROMLAH: “lupakan lah juliyah. Sekarang
pilihan ada padamu. Pilih juliyah wanita yang baru kau kenal 1 bulan lalu itu,
atau ummi yang telah membesarkanmu. Kita pergi dari tempat ini, dan lupakan
segala kenangan mu dengan juliyah”
ROMLANTO: (diam beberapa saat) “tapi ummi,
aku sayang umi aku juga sayang juliyah. Ummi, rinem, dan juliyah sama
pentingnya di hidupku”
VIKTORINEM: “oppa... plisss deh. Kasian
ummi kita, dia udah tua tapi harus menghadapi masalah berat karena ke egoisan
oppa”
ROMLANTO: “aku akan pergi bersama kalian,
tapi aku juga akan membawa juliyah”
ROMLAH: “ROM-LAN-TO. Kenapa kau keras
kepala sekali. Tapi ya sudah lah terserah mu, anggap semua ini takdir. Jika
nantinya kita harus mati di tangan raja MINHO LU TU NA AW AW” (jengkel dan
pasrah)
ROMLANTO: “ummi pergilah duluan dengan
rinem. Paling lambat minggu depan aku sudah bersama kalian dan membawa serta
juliyah”
ROMLAH: “itu mau mu nak, baiklah doa ummi
menyertai mu”
VIKTORINEM: “lakukan yang terbaik oppa...”
ROMLANTO: (tersenyum dan mengangguk)
Esoknya viktorinem dan romlah telah
berangkat lebih dulu menuju negeri seberang, sedangkan romlanto masih menyusun
rencana nya untuk menemui juliyah dan membawanya pergi bersama.
Ketika ia hendak menuju istana, ia melihat
banyak keramaian. Dan tersiarlah berita bahwa PUTRI JULIYAH MENINGGAL KARENA
RACUN YANG MEMATIKAN. Romlanto terkejut mendengar hal itu, hatinya hancur ber
keping keping. Sesaat kemudian tuan putri di masukan kedalam ruangan suci.
Romlanto dengan nekatnya memasuki istana
tanpa sepengatahuan raja. Ia menemui pengasuh juliiyah.
ROMLANTO: “ibu pengasuh, aku romaln kekasih
juliyah apa sebenarnya yang terjadi?”
PENGASUH: “hiks hiks anu... hiks anu...
putri meminum racun dan tewas di tempat, racun itu ada di tanganya. Dan
sekarang jasadnya di bawa keruangan suci”
ROMLANTO: (memegang kepalanya) ahhhh
shitttt..... tolong beri tau aku dimana ruangan suci itu pengasuh.
PENGASUH: “saya akan menunjukan jalanya
tapi maaf saya tidak bisa ikut menemani anda, karena ada upacara khusus yang
akan di lakukan untuk mengiringi kepergian putri”
ROMLANTO: “baiklah.... beri tau dimana
ruanganya”
PENGASUH: “berjalanlah menuju utara, di
samping alun alun kerajaan bagian timur di situ ada sebuah ruangan bercat
coklat. Itu adalah ruangan suci tempat putri berada sekarang”
berlari dan mencari rangan itu. Setelah ruangan
itu ketemu ia masuk dan melihat juliyah telah terbaring nyenyak dengan gaun
cantik, dan wajah yang merona, tidak seperti orang mati. Benar memang namun
ROMLANTO tidak tau, padahal 1 jam lagi juliyah akan terbangun dari pengaruh
obat tidurnya.
ROMLANTO : “oh juliyah.... kenapa jadi
begini. Aku tidak bisa hidup tanpamu. JULIYAH.... kenapa kau pergi tanpa pamit
sekata pun. (sambil menatap jasad juliyah)
ROMLANTO: (melihat sebuah botol kecil di
tangan juliyah dan mengambilnya. Itu adalah racun asli yang sengaja juliyah
genggam sebelum ia meminum obat tidurnya)
ROMLANTO: “Apa aku harus menyusul mu dengan
meminum racun ini juliyah?”
SETAN JAHAT: “udah minum aja, gak pait kok,
nanti kamu bisa ketemu pacar mu ini”
SETAN BAIK: “stoppp.... cup cup cup anak manis
jangan di minum ya, gak enak nanti kamu bisa gentayangan karena bunuh diri”
SETAN JAHAT: “gak usah dengerin sebelah
kanan mu. Percaya dengan ku”
SETAN BAIK: “jangan nanti kamu nyesel lo”.
Dengan kebimbangan yang cukup parah
akhirnya romlanto memutuskan untuk meminum cairan tersebut.
ROMLANTO:
“tenang lah sayang aku akan menyusul mu Kita
akan hidup bahagia di surga” (meminum racun tersebut dan seketika itu pula
ROMLANTO TEWAS)
15 menit berlalu juliyah tersadar dari
tidurnya, dan betapa terkejut nya ia melihat romlanto telah terkapar di lantai.
Juliyah pun segera menghampiri tubuh ROMLANTO.
JULIYAH: “oh my my.... sayang kamu kenapa,
ya tuhan kau meminum racun ini romlan. Maafkan aku, seharusnya aku memberii
taumu sebelum melakukan akting rekayasa kematian ini. Dan sekarang kau menyusul
ku dengan racun beneran. Polos banget kamu romlan. Apa aku harus menyusul mu
juga? Tapi Aku takut masuk neraka loch. YA TUHAN... BAIKLAH AKU RELA MOVE ON
HARI INI JUGA”
TAMAT-sad
ENDING
Demikian
lah kisah cinta romlanto dan juliyah, yang pada akhirnya berakhir tragis.
Ini
adalah sebuah kisah cinta terlarang, dimana seorang rakyat biasa mencintai
putri kerajaan.
Terimakasih
karena telah menyaksikan drama kami, sekali lagi cerita ini hanya fiktiv
belaka, dan mengambil alur dari kisah percintaan legendaris ROMEO JULIET. jika pada romeo juliet keduanya sama2 mati,
kali ini alur di buat berbeda. karena
ending nya juliyah MOVE ON sementara romlanto TEWAS SUNGGUHAN... adegan ini
mohon jangan di tiru... TENGKYU
